Paralimpiade Tokyo 2020

Kegigihan Atlet Paralimpiade Rio 2016 Membuktikan Mereka adalah Manusia Super Sungguhan

Disamping berita olimpiade 2020 terbaru hari ini, Tokyo 2020 akan menjadi Kejuaraan Paralimpiade ke-16 dunia, yang secara resmi akan dimulai dengan upacara pembukaan pada hari Selasa, 25 Agustus. Setelah ini, acara olahraga penuh aksi selama 12 hari akan menyambut 4.000 atlet yang berkompetisi memperebutkan sekitar 540 medali emas dalam Paralimpiade terbesar saat ini. Karena kota ini akan menjadi kota pertama yang menyelenggarakan Paralimpiade sebanyak dua kali, ini saatnya untuk menggunakan kesempatan guna menciptakan suasana kota yang dapat diakses oleh semua orang.

Berdasarkan berita olimpiade 2020 terbaru hari ini, Akan ada sekitar 22 cabang olahraga Paralimpiade yang akan disertakan dalam Kejuaraan 2020, termasuk atletik, renang, tenis meja, bola basket kursi roda, dan rugby kursi roda. Dua cabang olahraga baru yaitu bulu tangkis dan taekwondo akan menggantikan berlayar dan bola tangan seven-a-side (keduanya ditiadakan karena Komite Paralimpiade Internasional merasa keduanya tidak bisa menjangkau seluruh negara).

Diantara 22 cabang olahraga paralimpiade Tokyo 2020, Komite Paralimpiade Nasiotnal Indonesia (NPC) memastikan dua atlet dari cabang para atletik, Karisma Evi Tiarani dan Sapto Yoga Purnomo, lolos ke Paralimpiade Tokyo 2020. Karisma berhasil menjadi juara di nomor 100 meter putri kelas T63 dengan catatan waktu 14,72 detik. Hasil itu sekaligus membuat Karisma mencetak rekor dunia baru atas namanya.

“Karisma itu top. Ini menjadi hadiah buat kami [NPC]. Ya, jelas langsung [lolos ke Paralimpiade 2020 Tokyo], dong. Dia dapat emas plus pecah rekor. Mudah-mudahan di Paralimpiade Tokyo dia dapat emas juga,” kata Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun.

Sementara Sapto Yoga juga dipastikan lolos setelah meraih medali perunggu di nomor lari 100 meter kelas T37 usai mencatatkan waktu 11,41 detik. Catatan tersebut juga membuat Sapto Yoga menjadi pemegang rekor baru di Asia. Dalam regulasi kualifikasi, atlet yang menempati peringkat satu sampai empat di Kejuaraan Dunia otomatis mendapatkan tiket ke Paralimpiade Tokyo 2020.

“Hasil ini sangat sesuai ekspektasi. Soalnya dari Asian Games, Karisma langsung digenjot latihan. Sebelum di Dubai bahkan dia pecahkan rekor juga. Dia sekarang jauh lebih hebat. Pastinya atlet kami luar biasa. Ada satu target emas yang kami sangat yakin bisa dapat [di Paralimpiade Tokyo 2020],” ucap Senny.

Dikonfirmasi terpisah, pelatih nasional para atletik Indonesia Selamet Widodo menyebut masih ada peluang untuk meloloskan atlet lain ke Paralimpiade 2020 Tokyo. Mereka adalah Elvin Elhudia Sesa, Putri Aulia, Nur Ferry Pradana, dan Bagus Saktiyono.

“Mereka yang ditarget lolos tapi saat ini kami belum bisa pastikan ranking mereka di posisi berapa. Yang pasti lolos dua itu [Karisma dan Sapto Yoga] sama tunggu hasil Elvin Sesa,” ujar Selamet.

Pertandingan-pertandingan Paralimpiade akan diselenggarakan di banyak tempat yang sama dengan Olimpiade. Meskipun demikian, bepergian menuju dan dari tempat-tempat tersebut akan sedikit lebih mudah, karena satu-satunya cabang olahraga yang akan diselenggarakan di luar dua Zona Warisan dan Teluk Tokyo hanyalah menembak dan sepeda. Lomba menembak akan diselenggarakan di Asaka Shooting Range, sementara atlet bersepeda akan pergi ke Izu di Shizuoka untuk berkompetisi di Izu Velodrome yang berkapasitas 5.000 orang. Maraton putra dan putri akan menutup kejuaraan ini pada tanggal 6 September sebelum upacara penutupan. Para atlet akan melewati jantung kota Tokyo dan sebagian besar lokasi pentingnya yang ikonis. Itulah berita olimpiade 2020 terbaru hari ini, seperti kita ketahui Tokyo juga mengadakan Paralimpiade 2020 yang bakal memeriahkan para penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *