Dampak Mengonsumsi Makanan Pedas yang Berlebihan

Cabai Rawit Hijau Pack 250 gr

Cabe rawit merupakan salah satu bahan yang seringkali ditambahkan pada makanan, khususnya masakan khas Indonesia. Cabe sendiri dimanfaatkan untuk mendapatkan dan menambahkan sensasi rasa pedas dari makanan.

Banyak sekali orang Indonesia yang gemar mengonsumsi cabe. Namun, tahukah kamu bahwa mengonsumsi cabe berlebihan memiliki dampak buruk bagi tubuh?

Inilah beberapa dampak buruk dari mengonsumsi cabe ataupun makanan pedas yang berlebihan bagi tubuh kita!

  1. Nyeri perut

Mengonsumsi makanan yang pedas secara berlebihan bisa memicu naiknya asam lambung yang sangat berbahaya bagi para penderita maag. Selain itu, konsumsi cabai yang berlebihan juga bisa melukai dinding lambung dan mebuatnya iritasi.

Lambung yang terkena iritasi bisa menjadi salah satu pemicu naiknya asaam lambung secara cepat. Itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa perut kita bisa terasa nyeri setelah mencicipi makanan yang sangat pedas.

 

  1. Perut mulas

Dampak lain setelah mengonsumsi makanan pedas yang berlebihan adalah menyebabkan perut menjadi mulas. Mengonsumsi makanan pedas bisa mempercepat gerakan di usus yang akan mempermudah terjadinya diare.

Ketika makanan masuk sampai di usus besar, akan terjadi iritasi yang efeknya akan sangat terasa. Ketika usus terkena iritasi, maka tubuh akan mengirim lebih banyak air ke usus, sehingga bisa memudahkan feses keluar dari usus besar.

 

  1. Gastritis

Gasitris merupakan nama lain dari penyakit maag akut, yang disebabkan oleh rapuhnya permukaan dinding lambung, sehingga lebih mudah terluka. Terlalu banyak memakan makanan pedas bisa memicu gasitris karena terjadinya peradangan pada lapisan lambung.

Penyakit ini memiliki gejala antara lain mual, muntah, perut kembung, serta diare. Apabila setelah makan makanan yang terlalu pedas, perut sudah mulai terasa perih, kalian harus segera berhenti makan.

 

 

 

 

  1. Refluks Asam

Mengonsumsi makanan pedas yang berlebihan bisa memicu refluks asam bagi beberapa orang. Refluks asam merupakan kondisi dimana terdapan aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan.

Kondisi ini menyebabkan rasa panas seperti terbakar pada saluran kerongkongan. Refluks adam mampu memicu sindrom GERD, melukai kerongkongan, serta atypica syndrome yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

 

  1. Insomnia

Dampak dari mengonsumsi makanan pedas yang selanjutnya adalah bisa memicu terjadinya insomnia atau tidak bisa tidur. Saat memakan makanan pedas, suhu tubuh akan mengalami peningkatan, itulah yang menjadi alasan mengapa tubuh kita berkeringat setelah makan pedas.

Salah satu jurnal internasional menyebubkan bajwa makan makanan pedas bisa mengaktifkan hormon kimia yang bisa membuatmu terjaga pada malam hari.

 

  1. Mengurangi sensitivitas lidah

Dampak terakhir dari mengonsumsi makanan pedas yang berlebihan adalah mampu mengurangi sensitivitas lidah dalam mengecap rasa. Mengonsumsi makanan pedas bisa melukai lidah dan membuatnya tidak bisa berfungsi secara optimal dalam menentukan rasa.

Jika sensitivitas lidah berkurang, lidah tidak lagi berfungsi secara optimal dalam menentukan makanan pedas yang bisa ditolerir.

 

 

 

Cabe rawit

Cabe rawit merupakan salah satu jenis cabe yang cukup mudah ditemukan di Indonesia. Cabe ini biasanya digunakan dalam pembuatan sambal ataupun untuk memberikan rasa pedas pada masakan. Rasanya yang sangat pedas membuat beberapa orang tidak sanggum mengonsumsi cabe ini dalam jumlah yang banyak.

Walaupun begitu, cabe ini juga memiliki banyak sekali peminat, mengingat orang Indonesia memang sangat suka dengan rasa pedas.

Bagi kalian yang ingin membeli cabe rawit,merah TaniHub merupakan salah satu pilihan tempat yang paling tepat. TaniHub sendiri merupakan platform yang menjual berbagai kebutuhan bahan makanan, mulai dari sayur, buah, daging, dan masih banyak lagi.

 

Source           : https://www.halodoc.com/artikel/ini-bahaya-banyak-konsumsi-makanan-pedas-bagi-tubuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *