Etika Serta Bacaan Doa Sebelum Dan Sesudah Makan Yang Dapat Diamalkan

Rangkaian Doa Nabi Sulaiman untuk Amalan Sehari-hari

Sebagai umat yang beriman, tentunya kamu harus hapal doa sebelum dan sesudah makan. Membaca doa sebelum dan sesudah makan merupakan suatu kewajiban setiap Muslim. Ajaran berdoa sebelum dan sesudah makan ini juga umumnya telah banyak diterapkan oleh agama apapun.

Hal itu sebagai salah satu bentuk syukur atas nikmat makanan yang tersaji. Doa sebelum makan dapat diajarkan sejak masa kanak-kanak. Hal itu juga sebagai salah satu bentuk wujud terima kasih kepada Allah SWT atas makanan yang ada.

Melafalkan doa sebelum makan dan sesudahnya, akan memberikan pahala serta keberkahan. Hal itu akan memancing ridha Allah SWT untuk memberikan kebaikan lainnya selain makanan. Membaca doa sebelum dan sesudah makan secara rutin tentunya dapat memberikan rasa tenang dan nyaman ketika menyantap makanan.

Dalam pelaksanaannya, ternyata makan memiliki sejumlah etika berdasarkan perintah Rasulullah SAW. Tujuan etika saat makan ini untuk menghormati makanan itu sendiri yang berupa rezeki dari Allah SWT. Berikut sejumlah etika saat makan yang dianjurkan Rasulullah SAW :

  • Membersihkan tangan sebelum makan
  • Membaca doa sebelum makan
  • Makan dalam keadaan duduk yang baik serta tidak berbaring, bersandar, maupun berdiri
  • Mengambil makanan dari yang terdekat
  • Makan dengan tangan kanan
  • Rasulullah SAW menggunakan tiga jari saat makan (syarat tidak serakah)
  • Tidak meniup makanan yang panas (biarkan makanan tersebut hangat dengan sendirinya baru disantap)
  • Tidak membiarkan makanan berjatuhan
  • Tidak menyisakan makanan (karena mubazir)
  • Makan dengan porsi secukupnya dan tidak berlebihan atau rakus
  • Berkumur setelah makan
  • Membaca doa sesudah makan
  • Serta mengucap syukur Alhamdulillah

Adapun doa sebelum dan sesudah makan yang harus dihapalkan adalah sebagai berikut :

  1. Doa Sebelum Makan Dan Arti Lengkapnya

“Allahuma baariklana fiima rozaqtanaa wa qiina adzabannar”

Artinya : “Ya Allah berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari api neraka”.

Jika kamu lupa membaca doa saat suapan pertama, kamu bisa membaca doa ini :

“Bismillahi awwalahu wa akhiruhu”

Artinya, “Dengan menyebut nama Allah pada awal (makanku) dan pada akhir (makanku)”.

  1. Doa Sesudah Makan Dan Arti Lengkapnya

Inilah bacaan doa sesudah makan yang wajib dihapalkan :

“Alhamdulillahi laadzi ath amana wa saqaana waja’alana minal muslimin.”

Artinya : “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan makan dan minum. Dan jadikan kami termasuk golongan orang-orang muslim.”

Dengan menerapkan doa sebelum makan, maka kamu juga telah mengamalkan salah satu sunnah yang sesuai anjuran Rasulullah SAW.

Umar bin Abu Salamah berkata bahwa, waktu aku masih kecil dan berada dibawah asuhan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, tanganku bersileweran di nampan saat makan. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Wahai Ghulam, bacalah Bismillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.’’ Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu. (HR. Al-Bukhari No. 4957).

Selain membaca doa sebelum dan sesudah makan, setiap muslim juga dianjurkan tidak berlebih-lebihan. Makan sesuai porsi jauh lebih baik daripada menyisakan makanan di piring. Rasulullah SAW tidak menyukai sesuatu yang mubadzir, hal itu jauh lebih disukai setan. Meski nampak sepele, namun sangat dianjurkan untuk diterapkan.

Itulah penjelasan tentang etika serta bacaan doa sebelum dan sesudah makan yang dapat diamalkan sesuai dengan perintah Allah SWT.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *