Review Aplikasi Pinjaman Uang Online Kredivo vs Kredinesia

Ada yang lagi nyari aplikasi pinjaman uang online yang gampang cairnya & nggak pake jaminan?

Dari sekian banyak aplikasi pinjaman uang online, mungkin temen-temen bingung, yang mana ya yang paling oke dan bunganya ramah kantong? Nah, di ulasan kali ini, saya mau kasih gambaran sekaligus rekomendasi dari dua aplikasi pinjaman uang online yang cukup menarik dan bisa jadi pertimbangan temen-temen semua, yaitu Kredivo dan Kredinesia. Yak, pastinya keduanya udah legal & terdaftar di OJK,

Dari segi nama, kedua aplikasi fintech ini menurut saya cukup unik karena ada “kredi”-nya yang saya asumsikan cukup jelas sebagai kependekan dari ‘kredit’. Nah, kalo dari sisi layanan, baik Kredivo maupun Kredinesia menurut saya punya keunggulannya masing-masing. Yuk kita bahas satu-satu. 

Kredivo: aplikasi pinjaman uang & kredit online dengan limit maksimal s.d Rp 30 Juta

Secara umum, Kredivo menyediakan layanan kredit online yang terbagi menjadi tiga: bayar dalam 30 hari tanpa bunga, cicilan tenor 3/6/12 bulan, dan fitur pinjaman uang online mulai dari 500 ribu. Supaya bisa menggunakan semua layanan tersebut, kita perlu terdaftar sebagai pengguna premium Kredivo. Caranya adalah dengan daftar melalui aplikasi Kredivo (download di Google Play Store atau App Store).

Kalau pendaftaran disetujui, Kredivo bakal langsung memberikan limit kredit di akun kita yang jumlahnya berbeda-beda bagi setiap pendaftar, tergantung situasi finansial masing-masing. Maksimal limit dari Kredivo bisa mencapai Rp 30 juta. Ini salah satu poin menarik buat saya untuk aplikasi kredit dan pinjaman uang online karena bisa kasih limit besar. 

Kredinesia: aplikasi pinjaman uang online yang diperuntukkan bagi UMKM di Indonesia

Nah, kalau Kredinesia, adalah fintech yang khusus menyediakan layanan pinjaman uang online khususnya bagi para pelaku UMKM di Indonesia. Kalau berkunjung ke situs Kredinesia, teman-teman bisa langsung lihat tagline & visi dari fintech yang satu ini yaitu “Kredinesia, pendukung mimpi Anda: pinjaman usaha kami dirancang untuk membantu UMKM mewujudkan impian mereka”. 

Bukan cuma menawarkan pinjaman untuk pelaku UMKM atau mereka yang membutuhkan, Kredinesia juga menyediakan layanan bagi mereka yang mau atau tertarik menjadi pemodal & berinvestasi sebagai pemberi pinjaman dengan skema imbal hasil. 

Untuk pinjaman usaha, Kredinesia menyediakan limit pinjaman mulai dari Rp 1 juta dan maksimal sampai Rp 20 juta. Buat kamu yang butuh pinjaman buat modal usaha, bisa langsung daftar dan mengajukan pinjaman di Kredinesia melalui aplikasinya yang tersedia di Google Play Store. 

Perbedaan syarat daftar Kredivo vs Kredinesia

Setiap fintech biasanya punya syarat pendaftaran yang berbeda dengan fintech lainnya, termasuk Kredivo dan Kredinesia. Kalau tertarik daftar Kredivo, minimal kita harus memenuhi 3 syarat berikut ini: 

  1. Berstatus sebagai WNI dengan rentang usia 18 – 60 tahun. 
  2. Memiliki penghasilan tetap minimal sebesar Rp 3 juta per bulan. 
  3. Berdomisili di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Semarang, Bali, Yogyakarta, Solo, Malang, Makassar, Cirebon, atau Sukabumi. 

Selain itu, kita juga perlu mempersiapkan beberapa dokumen pribadi untuk daftar Kredivo, terutama NPWP khusus untuk pendaftaran sebagai pengguna premium. NPWP ini adalah salah satu dokumen yang bisa membuktikan kalau kita punya penghasilan. 

Proses pendaftaran Kredivo cuma memakan waktu sekitar 10 – 15 menit lewat aplikasinya. Dengan catatan, dokumen yang dibutuhkan udah kita siapin semuanya. Pengalaman saya pribadi, waktu persetujuannya juga nggak lama. Saya daftar pagi, sorenya udah disetujui sama Kredivo dan dapat limit sekitar Rp 18 jutaan karena saya daftar akun Premium. Setelah disetujui, saya udah bisa pakai berbagai layanan kredit di Kredivo yang saya butuhkan. 

Sama kayak Kredivo, Kredinesia juga punya 3 persyaratan utama yang harus dipenuhi calon peminjam, yaitu: 

  1. Berstatus sebagai WNI dengan rentang usia 21 – 55 tahun. 
  2. Memiliki penghasilan tetap. 
  3. Memiliki rekening bank. 

Sejauh ini, saya belum menemukan informasi berapa minimum besaran penghasilan yang harus dipenuhi untuk daftar Kredinesia. Kalau menurut asumsi saya, paling nggak UMP adalah batas aman buat ngajuin pinjaman supaya disetujui & bisa bayar cicilan. 

Proses daftar Kredinesia juga nggak jauh beda dengan Kredivo. Kita perlu mengisi formulir dan menyertakan dokumen yang dibutuhkan. Ditambah, detail dan dokumen informasi usaha jika pinjaman yang diajukan untuk tujuan usaha.

Kalau sudah terdaftar & akunnya aktif, kita akan menerima saldo dari Kredinesia maksimal Rp 4 juta untuk pertama. Nah, dari saldo tersebut, kita bisa ‘cairkan’ menjadi pinjaman dengan cara mengklik tombol “Pinjam Sekarang”. Jumlah pinjaman yang bisa diajukan tentunya harus disesuaikan dengan saldo aktif yang kita miliki. 

Perbedaan suku bunga Kredivo vs Kredinesia

Suku bunga Kredivo cuma 2,6% per bulan baik itu untuk pinjaman uang online atau cicilan barang. Sedangkan Kredinesia menerapkan suku bunga atau biaya pinjaman yang berbeda sesuai tujuan pinjamannya. Buat pinjaman pribadi, suku bunga Kredinesia adalah 0,3% atau 0,79% per hari. Buat pinjaman usaha, suku bunganya adalah 3% – 6% per bulan. Dari sini, bisa kita lihat kalau Kredivo punya suku bunga lebih rendah dibanding Kredinesia

Untuk tenor pinjaman, Kredivo menyediakan opsi 30 hari, 3 bulan, dan maksimal 6 bulan. Sementara Kredinesia menyediakan opsi tenor mulai 91 hari sampai 12 bulan. Meskipun Kredivo nggak spesifik menargetkan pinjaman untuk modal usaha, tapi dari sisi suku bunga menurut saya cukup bersahabat kalau kita mau pinjam di Kredivo buat bangun usaha skala kecil. Keunggulan Kredinesia adalah tenornya lebih panjang kalau mau dipakai buat pinjaman modal usaha. 

Transaksi pertama yang saya lakukan di Kredivo pasca pendaftaran disetujui adalah menggunakan fitur pinjaman jumbo. Lewat fitur ini, saya bisa mencairkan limit menjadi pinjaman. Jumlah pinjaman yang saya ajukan bulan lalu adalah Rp 2 juta dengan tenor 6 bulan. Berikut ini adalah detail pinjaman saya: 

  1. Total pinjaman: Rp2.500.000 dengan tenor 6 bulan. 
  2. Biaya admin 6% dari total pinjaman atau Rp150.000. 
  3. Total pinjaman yang saya terima adalah Rp2.350.000. 
  4. Angsuran yang harus saya bayar per bulannya adalah Rp481.670 (termasuk bunga 2,6%). 
  5. Total pinjaman keseluruhan selama 6 bulan adalah Rp481.670 x 6 = Rp2.890.560. 

Saat mengisi formulir pinjaman, selain nominal dan tenor, saya juga perlu mengisi tujuan pinjaman. Terdapat juga opsi “modal usaha” di daftar tujuan pinjaman Kredivo kalau memang pinjaman kita diperuntukkan buat usaha. 

Karena ngajuin pinjaman di hari Minggu, pinjaman saya di Kredivo baru disetujui besok siangnya di hari Senin. Nggak lama setelah itu, sekitar jam 4 atau 5 sore, pinjaman saya udah cair ke rekening. Semua prosesnya lancar & nggak ada kendala apa pun. Sekarang, pinjaman saya udah jalan angsuran pertama. Oh iya, dari sisi aplikasi, saya juga suka sama tampilan Kredivo karena gampang digunakan dan rapi. Saya sendiri sangat merekomendasikan Kredivo buat dipakai bagi temen-temen yang butuh pinjaman uang cepat lewat fintech. 

Kredinesia juga menurut saya punya aplikasi yang cukup bagus dan user friendly. Tapi, karena beberapa pertimbangan, salah satunya suku bunga, saat ini saya lebih pilih buat pakai Kredivo. Kedepannya kalau saya ada niat pinjam modal usaha mungkin saya juga akan mempertimbangkan Kredinesia yang punya opsi tenor lebih panjang. 

Semoga review saya kali ini bisa bermanfaat buat temen-temen semua. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *