Kiat untuk Memilih dan Merawat Jaket Denim Agar Awet

Jaket denim adalah jaket yang terbuat dari bahan jeans. Jaket ini umumnya cukup tebal sehingga biasanya digunakan juga saat sedang mengendarai sepeda motor. Penggunaan jaket yang disebut juga sebagai jaket jeans ini memberikan kesan yang lebih santai, berkarakter bahkan tidak jarang memberikan kesan liar untuk jenis jaket jeans dengan model atau bentuk yang robek-robek seperti yang sedang trend saat ini.

Agar Anda dapat tampil trendi dengan menggunakan jaket jeans, maka Anda harus punya terlebih dahulu jaketnya. Terdapat beberapa tips untuk memilih jaket dari bahan denim tersebut, pertimbangannya yaitu:

  • Pilih yang memiliki perpaduan seusai dengan yang akan Anda terapkan. Misalnya untuk kesan lebih maskulin, Anda dapat membeli jenis jaket yang polos, namun untuk terlihat seperti anak muda dan dapat digunakan kapan saja dapat memilih jenis jaket yang dipadukan dengan hoodie.
  • Potongan atau design misalnya untuk jenis jaket yang terkoyak di bagian bawahnya untuk kesan yang lebih bebas.
  • Tekstur dan warna denim. Ada denim yang halus dan kasar, ada denim yang memiliki ketebalan yang berbeda. pertimbangkan juga mengenai warnanya, ada yang berwarna biru navy, biru kehitaman, biru muda, abu-abu, dsb.
  • Pertimbangkan harganya. Jika Anda menginginkan jenis jaket dari denim yang tahan lama, mau tidak mau Anda harus mengeluarkan uang yang lebih banyak untuk memilih jaket dari denim dengan kualitas yang bagus.

Agar jaket dari denim tersebut dapat tahan lama, maka Anda harus menerapkan cara perawatan yang tepat. Sebelum dicuci maka lihat terlebih dahulu cara perawatan yang tepat untuk jaket jeans tersebut, mulai dari pencucian hingga penyetrikaan. Jika jaket tersebut sudah digunakan, maka setelah penggunaan sebaiknya Anda mengibas-kibaskan jaket tersebut berulang kali sehingga debu dan kotoran yang menempel di jaket bisa terlepas dan tidak membuat kulit Anda menjadi gatal.

Agar warnanya tetap awet dan tidak pudar bahkan untuk jangka waktu yang cukup lama, maka Anda tidak boleh merendamnya dalam jangka waktu yang cukup lama dan menggunakan deterjen yang berlebihan. Gunakan deterjen secukupnya dan waktu yang dibutuhkan untuk merendam jaket denim hanya sekitar 15 menit kemudian bilas hingga bersih. Selain mencucinya dengan tangan, Anda dapat mencuci jaket dari bahan denim dengan menggunakan mesin cuci atau lewat sistem pencucian dry clean. Jika menggunakan mesin cuci, maka sebaiknya gunakan mode delicate dan pencuciannya harus disatukan dengan pakaian berbahan denim yang lain dan kurang dari 4 potong sehingga pencucian dapat maksimal dan tidak merusak pakaian yang lainnya.

Saat pencucian, jangan lupa untuk menggunakan air dengan suhu yang biasa. Hindari untuk penggunaan air hangat untuk pencucian sehingga tidak membuat noda semakin melekat ke jaket. Setelah proses pencucian, gantung jaket jeans tersebut pada hanger dengan posisi jaket bagian depan atau bagian luar jaket di balik sehingga posisinya berada di dalam. Agar warna tetap awet, penjemuran dapat dilakukan dengan cara diangin-anginkan karena terpapar sinar matahari langsung terlalu lama dapat membuat warna menjadi pudar.

Setelah kering, Anda dapat melipat jaket tersebut langsung dan ditaruh di almari atau menggantungkannya dengan menggunakan hanger atau disetrika terlebih dahulu. Saat Anda menyetrika jaket denim, gunakan suhu dari jenis bahannya dan hindari untuk menggosok dengan tekanan berlebihan d bagian lipatan serta di bagian tepi kain. Hal tersebut karena terlalu keras menggosok dapat meninggalkan bekas sehingga warna menjadi pudar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *