Alat Seduh Manual V60 Bisa Ditemui Di Kopital

V60 adalah salah satu manual brew yang memiliki desain cantik. Bentuknya meyerupai cangkir bercorong dengan guratan-guratan di bagian. Guratan-guratan ini berfungsi untuk mengurangi kontak antara penyaring dengan dinding. Hal ini juga dapat membuat air untuk mengalir lebih bebas. Selain itu, V60 memiliki lubang keluar yang besar sehingga Anda dapat mengatur waktu esktraksi.
KOPITAL
Alat Seduh Manual V60
V60 adalah sebuah mesin manual brew yang menggunakan teknik pour over, dimana cara menggunakannnya adalah dengan menuangkan air panas ke atasnya. V60 akan menghasilkan hasil seduhan yang bertekstur ringan dan rasa yang lebih bernuansa. Alat ini akan memberikan hasil yang cepat dan tepat selama Anda memahami cara menggunakannya.

Ketika menggunakan alat ini, artinya Anda juga perlu bersahabat dengan timbangan dan alat pengukur suhu. Mengapa? Nanti akan dijelaskan lebih lanjut. Pastinya, kedua alat ini berkontribusi pada seduhan kopi yang tepat dan nikmat.

Sebenarnya tidak ada standar khusus mengenai berapa takaran yang tepat, atau berapa lama ekstraksi yang baik, Namun, bagi Anda yang baru ingin mencoba alat ini, Anda bisa menggunakan patokan berikut ini.

Pertama, siapkan 13 gram kopi dan 210 ml air (rasio 1:6). Taruh V60 di atas cangkir atau mug. Letakkan kertas filter di dalam corong. Basahi kertas filter dengan air yang hampir mendidih untuk menghilangkan aroma kertas dan untuk menghangatkan cangkir/mug. Masukkan kopi ke dalam filter. Sebaiknya, gunakan kopi dengan tingkat grinding medium to coarse (mirip pasir tapi lebih halus dari gilingan kasar).

Kemudian didihkan air dan tiriskan sampai 6 detik atau hingga gelembung udaranya hilang. Suhunya nanti akan berkisar antara 92-95 derajat. Ini dilakukan jika Anda tidak memiliki alat pengukur suhu. Tentu akan lebih baik jika Anda menggunakan alat pengukur suhu agar hasilnya lebih akurat.

Gunakan teko yang dapat mengatur alur keluar air, lambat dan cepatnya. Tuangkan sekitar 30 ml dan pastikan dapat membasahi semua kopinya. Seharusnya jumlah air ini cukup untuk membuat kopi bisa menyerap airnya tanpa ekstraksi, dan menetes ke dalam tempat minum. Nanti akan menyebar (mekar) sedikit demi sedikit. Anda bisa saja menahan sebentar mekarnya untuk 20-30 detik.

Setelah itu, Anda bisa menuangkan sisa airnya ke dalam V60. Ada beberapa kontroversi mengenai apakah sebaiknya menuangkan semua airnya secara langsung atau sedikit demi sedikit dengan 30 detik perbedaan waktunya? Semuanya bergantung pada eksperimen Anda. Namun yang perlu digarisbawahi adalah tuangkan secara perlahan dan berputar, basahi permukaan sama rata. Untuk membantu air melewati ampas, Anda bisa mengoceknya sesekali.

Dengan memperbanyak eksperimen, Anda akan menemukan dose, rasio, dan suhu yang tepat untuk menghasilkan secangkir kopi yang nikmat.

Jika Anda ingin mencoba hasil seduhan V60 tanpa perlu repot membuatnya, Anda bisa datang ke Kopital. Kopital tempat nongkrong yang asyik di bandung ini bisa dijadikan salah satu referensi ketika Anda ingin mencicipi seduhan V60 dengan cita rasa yang kaya. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *